di jadikan beban atau jalan

sehari kita dikasih waktu 24 jam, sebagian orang ada yang mengatakan “dua puluh jam itu kurang cukup” sebagiannya lagi ada yang mengatakan “dua puluh empat jam itu terlalu banyak karena masih banyak waktu yang terbuang”. ya itulah yang namanya hidup. memang serba serbi pastilah ada.
ada seorang sahabat kita yang sedang mengalami kendala dalam menjalani hidup ini, beliau merasa hidupnya selalu pusing, di saat bangun tidur pusing mana dulu yang harus di kerjakan, apakah mempersiapkan materi apa yang harus si sampaikan di malam hari nya (beliau seorang tenaga pengajar, mahasiswa, karyawan, juga sebagai pelajar di sebuah tempat kursus) atau belajar untuk menghadapi ujian akhir semester di sore harinya, ataukah mengerjakan tugas akhir yang sudah lama tidak terselesaikan. inilah yang terjadi atau problematika sahabat kita. Dan lucunya lagi disaat pusing seperti itu beliau mempunyai janji dengan teman kuliahnya untuk mengunjungi beberapa UKM dijogja, ketika mempersiapkan keberangkatannya tiba-tiba dosen pembimbing tugas akhirnya memberi kabar, bahwa beliau ingin ketemu untuk bimbingan. Sahabat yang satu ini sungguh sangat sangat….(silahkan anda memberikan penilaian sendiri). Beliau dengan semangat dan dengan penuh rasa bahagia mengucapkan subhanallah lahaula wala kuwwata ila billah, maha suci Allah tiada daya dan upaya melaikan kekuatan dari Allah, dan beliau memutuskan untuk tidak ikut kunjungan ke UKMnya. Kemudian beliau berhenti sejenak dari beraktivitas beberpa menit sambil berfikir, subhanallah semua pekerjaan yang ada di depan mata belum seberapa apalagi nanti kalau sudah berkeluarga, ya meskipun terasa berat untuk di pikul, “bismillah…mudah mudahan ini jadi bahan pelajaran ketika saat nanti berkeluarga”itulah kata sahabat kita yang satu ini. Setelah itu beliau memenuhi ajakan dosen pembimbingnya. Setelah tidak lebih dari satu jam sahabat kita ini menyelesaikan bimbingan dengan dosennya. Kemudian pergi keperpus untuk merevisi sambil menambah beberapa source tugas akhirnya. Ketika sedang semangat dan enak – enaknya mengerjakan tugas akhirnya tiba rekan kerjanya menghubungi bahwa sahabat kita yang satu ini dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Sambil mengelus dada beliau membaca bismillah meninggalkan mengerjakan tugas akhirnya dan memenuhi rekan kerjanya. Ya itulah yang namanya tugas, tanggung jawab, amanah dan sebagainya. Tidak lain semuanya itu adalah untuk mencapai kesuksesan, membahagiakan orang tua dll. Ya memang itulah yang harus di jalani, semakin bertambah usia kita, maka semakin bertambah pula tugas kita. Seperti halnya sekolah, ketika kita sekolah di SD tugas atau tanggung jawab belum begitu besar, kemudian naik kelas SLTP yang mana tugasnya semakin bertambah, begitulah sampai universitas atau masuk ke dunia kerja, tugas dan pekerjaan akan semakin banyak. Entah tugas di tempat kerja atau kampus, hendaklah jangan dijadikan beban melaikan sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada ALLAH, yang mana kita telah di kasih tangan untuk bekerja, dikasih kaki untuk berjalan menuju tempat kerja, di kasih akal untuk berfikir dan lain sebagainya, sykukurilah semua yang telah diberikan oleh Allah kepada kita dengan menjalani semua pekerjaan yang ada di depan mata kita. 
written by ukasah

Antara Problematika Hingga Romantika

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat mengiringi perjalanan hidupku ini. Adzan demi adzan berkumandang memanggil dan menggugah jiwa-jiwa yang memiliki hati yang jernih. 2003, 2004 hingga 2008 telah berlalu terlewat begitu saja menyisakan kenangan tersendiri dalam hidupku. Kini sudah 2009 dan kinipun telah berjalan hampir setengah tahun. memang roda perputaran kehidupan ini selalu berjalan tanpa mempedulikan dunia sekitarnya.

Jogja, tak terasa aku tinggal di bumi berbudaya ini beberapa selang waktu tertentu. Suka-duka menjadi bumbu titihan hidupku yang berliku ini.  Di kota ini berdiri kokoh sebuah masjid jauh di ujung utara kota Jogja yang begitu damai. Senyum keramahan, tempat yang penuh kerindangan dan kesejukan hati, dan terjauh dari konflik yang menyesakkan.

Aku berteduh dalam kerindangan Kubah emas  di sela-sela panasnya kota jogja. Kenangan yang takkan pernah lepas dari ingatanku, di antara persimpangan problematika dan romantikapun menyatu menjadi sebuah kalimat “Kenangan indah di Jogja, Ulil Albab tempat peneduh hati di kala gersang”.

Jogja, Ulil Albab…dan sahabatku jadilah penebar senyum di kala manusia mulai bermuram durja…

Kabar gembira dari Abu Aufa

Jam 22 (30-4-09) lewat sy sdh terlelap tidur (ya biasa, umar tidurnya awal).. ada SMS masuk dari saudara saya mas Firman. Tumben mas Firman SMS malam2.. waktu di buka , ternyata isi SMS nya memberitahukan bahwa istri beliau sedang dalam proses persalinan. Jujur saya waktu baca SMS ini saya senang sekali karena sebentar lagi saudara saya akan menjadi seorang Abuya (Abi) untuk putra beliau.. bagaimana ya perasaan mas Firman waktu itu…? pastilah rasa senang bercampur dengan sedikit cemas karena di satu sisi bentar lagi beliau akan jadi bpk tapi di sisi lain istri beliau sedang berjuang untuk kelahiran sang buah hati.. (perasaannya spt itu tdk mas Firman??) hehehe umar sukanya nebak2. Continue reading ‘Kabar gembira dari Abu Aufa’

catsyntx.com

Tulisan ini hasil dari perenungan panjang loh, setelah ngalor ngidul, ngukur jalan jogja, kaliurang – cik di tiro – gejayan – balik lagi ke kaliurang cuma buat memastikan apakah tulisan ini memang harus dibikin dan dipublish di blog inih. Bukan ngada2, itu semua dilakukan karena aku ngerasa koq rada ga pas ngiklan di blog inih! sudahlah… karena aku yakin semua teman2 bisa menerima secara positif -toh web ini (catsyntx.com) milik bersama dari trio kucing garonk _ups:) (wahyu , nico , ovide>WNO)-, akhirnya dengan berat hati (he…) lahirlah tulisan ini. Hore!! Continue reading ‘catsyntx.com’

Blog masih sepi

Sudah terbilang cukup lama blog http://www.ulilalbabuii.wordpress.com di publish. Namun keliatannya pengunjungnyapun belum sebanding dengan jumlah alumni TMUA yang ada. Kenapa ya? padahal ini dapat menjadi forum silaturrahim antar alumni. Saya kira orang-orang tidak akan asing dengan istilah blog, terlebih untuk alumni TMUA UII. Continue reading ‘Blog masih sepi’

Saudagar yang kembali ke perantauan

Beberapa hari yang lalu, aku berkunjung ke kediaman sahabat yang biasa aku memanggilnya “Mas Ngali”. Mungkin kita tidak asing mendengar nama itu. Mas Ali bepesan kepada adiknya yang benama “Dek Ovide” sebutan akrabnya ke aku. Besok sore jam 3-an tolong dijemput Mas Harum di bandara ya, soalnya aku mau ke solo, pinta dia. Yah boleh, kataku. Semalam berlalu hari itupun tiba, kebetulan hari itu ada Mas Dani yang sedang berkunjung ke Kamarku. Continue reading ‘Saudagar yang kembali ke perantauan’

Telpon gelap dari pulau seberang timur

Bismillah… Alhamdulillah beberapa minggu yang lalu ada berita dari pulau seberang, tepatnya pukul yang aku sudah lupa kala itu, terdengar sanyu-sayu handphoneku pun bernyanyi sepuasnya. Hanya nomor yang tertera di situ tak ada nama yang menunjukkan siapakah gerangan penelponku ini. Sekilas dalam benakku mungkinkah ini dari fans gelapku, ataukah telpon dari SBY yang mengajakku untuk menjadi Tim Suksesnya dalam pemilu 2009, Continue reading ‘Telpon gelap dari pulau seberang timur’

Bahagia dalam Wisuda dan Pernikahan

Wisuda dan akad nikah adalah dua momen dari sekian banyak mozaik dalam hidup kita yang ditunggu-tunggu dengan penuh harapan. Mengapa? Karena dengannya kita bisa merasakan kebahagiaan menyelimuti hati kita. Bukankah bagi seorang mahasiswa momen wisuda lebih dari sekedar sebuah ceremonial, tetapi merupakan klimaks dari atmosfer suka cita bersama teman2 seperjuangan. Continue reading ‘Bahagia dalam Wisuda dan Pernikahan’

Hanifah Mumtazah

Nama menyimpan makna dan doa. Begitupun nama ‘Hanifah Mumtazah’, kalo boleh saya renungi, hanif (mengikuti perintah Allah, taat kepada-Nya, dan istiqamah dalam menetapi petunjuk-Nya) dan mumtaz (istimewa atau juga istilah gelar excellent / cum laude dalam gelar strata pendidikan), merupakan paduan simbol keseimbangan orientasi akhirat dan dunia. Tawazun!. Nama yang besar, sebesar harapan orang tuanya, dan nama yang cantik, secantik doa yang terangkum dalam setangkai namanya. Continue reading ‘Hanifah Mumtazah’

31 Jan 2009

Tanggal 31 Jan 2009 adalah hari sabtu, hari yang ditunggu untuk weekend dan hari yang selalu digunakan UII untuk wisuda setiap 2/3 bulan(kenapa ditulis 2/3, he.. cause ga ngikutin perkembangan UII sekarang, kalo dulu sih wisudanya tiap 2 bulanan tapi pernah dengar isu jadi 3 bulanan, ada yang tau?). Dan satu lagi seorang sarjana teknik industri masuk ke ‘dunia nyata’, Dia adalah Dani Ukasah. Dulu pertama kenal Dani, pas mendampingi LKID, style-nya ga seperti sekarang, masih gondrong. Sekedar informasi, Hari sabtu  itu, Dani ngundang seluruh alumni TMUA ,yang ada di Jogja khususnya, untuk syukuran di GPW jam 16.00, wah.. bisa sekalian jadi ajang silaturrahim buat ketemuan teman2 lama yang mungkin dah punya kesibukan sendiri2. Continue reading ’31 Jan 2009′

Next Page »



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.